You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ratusan Pantarlih Dilantik di Susukan dan Kelapa Dua Wetan
photo Nurito - Beritajakarta.id

268 Petugas Pantarlih Susukan dan Kelapa Dua Wetan Dilantik

Ratusan Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (Pantarlih) Pemilu Kepala Daerah Jakarta 2024 untuk wilayah Kelurahan Susukan dan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (24/6), dilantik Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) setempat.

Berharap seluruh petugas Pantarlih ini bisa bekerja secara profesional

Lurah Susukan, Andri Priwitama Maila mengatakan, untuk wilayahnya ada 120 petugas Pantarlih yang dilantik hari ini. Mereka nantinya bertugas di 60 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 91 RT dan tujuh RW.

"Kami berharap seluruh petugas Pantarlih ini bisa bekerja secara profesional, " kata Andri.

FKDM DKI Gelar Rakor dan Diskusi Publik Sukseskan Pilkada 2024

Harapan yang sama diutarakan Plt Lurah Kelapa Dua Wetan, Akhmad Bakri. Dai ingin petugas Pantarlih harus bersikap netral, profesional dan jujur dalam menjalankan tugasnya, sehingga tidak menimbulkan gejolak saat Pemilu Kepala Daerah nanti.  

"Pantarlih harus menyukseskan pelaksanaan Pemilukada di Jakarta," ucap Bakri.

Ketua PPS Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Budi Alberto Ginting menjelaskan,  total ada 148 petugas Pantarlih yang dilantik hari ini. Mereka akan disebar di 75 TPS yang ada di 12 RW  atau 130 RT.

"Setelah dilantik, mereka mulai mengikuti Bimtek sehari di kelurahan," ungkap Budi.

Menurutnya, mereka yang dilantik umumnya sudah pengalaman karena pernah menjadi petugas Pantarlih  saat Pemilu kemarin. Sehingga diharapkan mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

Mereka akan melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) warga yang namanya masuk dalam DPT hingga 25 Juki mendatang. Namun diharapkan dalam waktu dua atau tiga pekan Coklit sudah rampung.

"Jika ada warga ber KTP  DKI yang namanya belum terdaftar, maka namanya masuk dalam data potensial," ungkap Budi.

Kemudian jika namanya masih ada namun yang bersangkutan sudah meninggal dunia maka datanya harus dimusnahkan oleh Pantarlih.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye28454 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1520 personTiyo Surya Sakti
  3. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1307 personNurito
  4. Satpol PP DKI Usulkan Penambahan Personel

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1229 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. 150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

    access_time23-04-2026 remove_red_eye1214 personFolmer